Memiliki mereka dihidupku bagai berdiri di tengah hutan yang indah dan rindang.
Mendengar tiap nasihat dan omelan mereka, bagai mendengar aliran sungai yang tenang dan dalam.
Bersama mereka bagai memiliki seluruh dunia ini.
Melihat indahnya pelangi setelah hujan bersama cantiknya senja yang sendu.
Ku terdiam.
Entah siapa pamitnya yang paling menyakitkan.
Entah siapa yang pertama kali menatapnya setelah ditinggalkan.
Di tengah gelapnya malam,
ku berharap tersisa satu bintang.
Di tengah dalamnya lautan,
Ku berharap tersisa satu harapan.
Ku bertanya.
Jika pada akhirnya,
akulah yang tersisa disini.
Apakah aku mampu?
Jika pada akhirnya,
Akulah yang pamit duluan.
Apakah aku setega itu?
Mah.. Pah.. terima kasih telah hadir di dunia ini.
Komentar
Posting Komentar