I'm sorry. mungkin itu yang akan kukatakan jika kita bertemu nanti. Angin berhembus sangat kencang siang itu, langitpun tlah melukis warna abu-abu dan butiran butiran air pun turun dari sana. Hujaan. Sepertinya saat ini langit sedang bersahabat dengan hatiku. entahlah.. email yang masuk pagi tadi rasanya membuatku sedikit merasa bersalah. Ada keinginan untuk membalas tapi ada janji yang harus kutepati. Maafkan aku. Hujanya turun semakin deras. Perasaanku terasa campuraduk. Rasanya ingin berteriak saja. Sejak sebulan yang lalu ada hal yang aku sadari. Aku tak ingin menaruh harapan besar kepada seseorang, karena itu akan membuatku sakit dan kecewa. Kau memberitahuku itu sebulan yang lalu tanpa kau mengakatakannya. Ada perasaan yang sama sekali tak ku mengerti. saat itu aku berharap bukanlah demi sebuah pertemanan atau persahabatan. Aku tau ini salah, menaruh perasaan padamu. Maka sejak saat itu aku berjanji untuk tak membalas emailmu lagi. Maafkan aku. Angin b...
Writing is the best healing