Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Perpisahan yang bermakna

Mungkin tugasmu dihidupku sudah selesai. Begitu pula dengan tugasku.” Ku tahu membenci masa lalu hanya akan membuatku berhenti untuk melangkah. Namun, belajar memaafkan kesalahan diri sendiri tidaklah mudah, karena semua hal kelam yang pernah ku lalui akan terus menghantui. Yang perlu ku sadari, semua yang terjadi dalam hidup ini sudah ada dalam skenario Allah. Bukankah begitu? Termasuk pertemuan kita dan perpisahan ini. Perpisahan denganmu adalah pertemuanku dengan perubahan. Ku sadari apa yang telah ku lakukan. Bahwa, ku tau, itu adalah salah. Apapun itu, aku mengikhlaskanmu untuk suatu alasan yang baik. Meninggalkan sebuah kenyamanan yang terkemas sedemikian rupa demi sebuah kebaikan, jujur, tidaklah mudah. Semoga Allah menjaga dan melindungimu. Jika jalan kita bertujuan sama, mungkin kita akan dipertemukan kembali, entah dalam satu cerita yang sama atau cerita yang berbeda. --------------------------------------------------------------------------------- Hasil Re...

Berjuang bersama diri sendiri.

Detik demi detik berlalu, entah mengapa hari-hari ini terasa sangat cepat.  langkah kaki terasa berat, tertatih mengejar mentari, seorang diri. Hati terasa sesak, beberapa kali ku coba menarik napas panjang tetap terasa sesak. Perih, ku kira tangan-tangan itu akan terus menggenggamku; berjalan bersama. Pada kenyataannya, ku berjuang sendirian. Harusku panggil apa? Sahabat? Teman? Hari terus berlalu, ku terus berjalan pelan. karena ku tau, ku takkan mampu berlari. Sejak hari dimana kalian memutuskan untuk mengambil jalan yang berbeda, ku coba ntuk bertahan. Aku harap kalian akan berubah pikiran, tapi kenyataannya, “Semangat! Kami akan selalu mendukungmu!”, Kalian melepasku sendirian, mengejar mentari. Tertatih-tatih.  Pada akhirnya, entahlah.. apa aku bisa menggapai mentari itu atau menyerah mati ditengah jalan? Tolong, selamatkan aku.