Langsung ke konten utama

Au Revoir Part 1

......Pada akhirnya selesai juga tugasku "saut penjaga lampu Kota"

Hampir sebulan ini penduduk kota disibukkan dengan banyak hal.
hari-hari yang biasanya selalu redup dan membosankan, 
tiba-tiba berubah semenjak tamu itu datang ke kota ini. 

Beberapa waktu lalu,
ketika pertama kali tamu itu menginjakan kaki di kota ini, lampu terakhir yang hampir padam bisa hidup kembali. 

"aku kaget melihat kota yang begitu gelap ini" "gumamnya"
"tenang saja tuan, anda adalah tamu spesial. 
akan kami sambut dan jamu dengan baik, 
dan akan kami nyalakan lampu yang indah untuk penuhi kota ini"

"apakah kami boleh bertanya, sampai kapan anda akan ada di kota ini? "tanya penduduk kota"
"entahlah, aku berusaha mencari kekuatan sebelum melanjutkan perjalananku. entah aku akan menetap atau pergi, semua tergantung pada kota ini" "jawabnya"
"Baik tuan, berjalanlah sampai di jantung kota ini dan lampu-lampu akan mengikutimu"

Perlahan ia berjalan diikuti lampu-lampu yang menyala begitu terang, 
satu-persatu penduduk kota memberanikan diri untuk keluar rumah,
"akhirnya kota ini menyala lagi" 
"siapa dia? apakah dia akan jadi tamu terakhir di kota ini?" - tanya penduduk kota

Malam yang dingin itu berubah menjadi sangat hangat. 
Perlahan lampu-lampu di kota ini menyala dan berakhir pada satu kelopak bunga.
"apa itu? apakah ada orang yang tinggal disana?" tanyanya"
"Tuan, ini adalah jantung kota ini. disanalah kami mempertahankan lampu terakhir agar tetap menyala, jika ia..
"ah sudahlah, aku harus segera istrahat" "jawab tuan tersebut sambil terus berjalan tanpa mendengarkan penjelasan selanjutnya".

Kota menjadi begitu bising dengan keriuhan penduduk kota. 
"akhirnya, aku hampir saja meneteskan air mata"
"apakah ini akan menjadi penderitaan terakhir buat kami"
"semoga dia menjadi penyelamat kota ini"
bisik-bisik penduduk kota dengan wajah optimis dan bahagia.

Semenjak hari itu, 
Setiap sudut kota penuh dengan bunga-bunga yang indah, 
Jika melewatinya anda bisa merasakan harum pada tiap kelopaknya. 
bahkan hampir setiap malam, bunga-bunga besar menghiasi langit kota ini.
"wah ini adalah kembang api terbaik yang kami sembahkan untukmu Tuan. "saut penduduk kota"
"masih kurang, aku butuh hiburan lagi" "jawabnya.
 
hari-hari dimana ia menyelesaikan tugasnya, penduduk kota tetap menunggu dan menjamu dengan baik.
"Tuan jika kau butuh sesuatu sampaikan saja, kami akan menyiapkan semuanya" saut penduduk kota.
"baik, aku butuh kekuatan untuk menyelesaikan tugasku"
"tapi Tuan, apakah kami boleh bertanya, sampai kapan anda akan ada di kota ini? "tanya lagi penduduk kota"
"aku akan menjawabnya besok"

Hari demi hari..
Minggu demi minggu berlalu.
Hingga akhirnya seluruh penduduk kota kelelahan.

Satu-persatu penduduk kota kembali menutup pintu rumah. 
tak lagi menyiram bunga-bunga di pekarangan. 
bunga-bunga itu akhirnya layu dan mati.
bahkan tak ada lagi bunga-bunga besar di langit malam.

"aku lelah menunggu"
"aku akan sembunyi kembali"
"lihatlah kelopak bunganya, kita harus menyelamatkannya" - saut penduduk kota
keriuhan kembali terdengar diantara penduduk kota, 
tapi kali ini, wajah mereka sendu. 
berdiri sambil menatap kelopak bunga yang semakin redup.

"kenapa kalian berhenti?"
Bersambung...



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Hi, it's Me!

 Hi, it's me.. long time no write something here.  i've been through a long long journey to find my self again.  i wanna say sorry for my self, sorry to make her sad and crying overnight. sorry to make her over thinking about someone who don't care about her.  but i  also wanna say thank you for my self, because she could through this journey with patience and tawakal, and also keep make a positive progress in everyday. thank you 'i said to my self' i have a big dream in the future, i don't wanna give up easily . "Hanging There"! something good will coming soon! InsyaAllah keep it going and don't give up on you dream!

Part 1

Pernah kah ada yang bertanya tentang siapa yang kita sukai?  Langit melukis warna orangenya yang indah. Angin berhembus begitu lembutnya menerpa kerudung yang dikenakan zahra. Dia masih ingat ketika dua tahun lalu saat ia pertama kali datang ke kota ini. Hari ini adalah kali ketiga ia datang setelah berkunjung dari kampung halamannya. Terminal bus inilah yang pertama kali melukis kisah hidupnya.  Angin sore itu terasa dingin. Seorang gadis mengenakan kerudung orange baru saja turun dari salah satu bus antarprovinsi. Dia datang seorang diri sambil membawa tas ransel dan juga tas kecil isi perbekalan yang dimasak ibu kemarin. Perjalanan yang panjang cukup menghabiskan bekal yang ia bawa. Memang betul kata om aji perjalanan kesini memakan waktu yang cukup lama, bahkan mandi pun tak sempat. Ini pertama kalinya ia pergi seorang diri ke tempat yang jauh. Hanya berbekal nasihat dan juga masakan yang dibuat ibu. "ketika sampai di kota ini jangan pasang wajah linglung atau seperti tida...