......Pada akhirnya selesai juga tugasku "saut penjaga lampu Kota"
Hampir sebulan ini penduduk kota disibukkan dengan banyak hal.
hari-hari yang biasanya selalu redup dan membosankan,
tiba-tiba berubah semenjak tamu itu datang ke kota ini.
Beberapa waktu lalu,
ketika pertama kali tamu itu menginjakan kaki di kota ini, lampu terakhir yang hampir padam bisa hidup kembali.
"aku kaget melihat kota yang begitu gelap ini" "gumamnya"
"tenang saja tuan, anda adalah tamu spesial.
akan kami sambut dan jamu dengan baik,
dan akan kami nyalakan lampu yang indah untuk penuhi kota ini"
"apakah kami boleh bertanya, sampai kapan anda akan ada di kota ini? "tanya penduduk kota"
"entahlah, aku berusaha mencari kekuatan sebelum melanjutkan perjalananku. entah aku akan menetap atau pergi, semua tergantung pada kota ini" "jawabnya"
"Baik tuan, berjalanlah sampai di jantung kota ini dan lampu-lampu akan mengikutimu"
Perlahan ia berjalan diikuti lampu-lampu yang menyala begitu terang,
satu-persatu penduduk kota memberanikan diri untuk keluar rumah,
"akhirnya kota ini menyala lagi"
"siapa dia? apakah dia akan jadi tamu terakhir di kota ini?" - tanya penduduk kota
Malam yang dingin itu berubah menjadi sangat hangat.
Perlahan lampu-lampu di kota ini menyala dan berakhir pada satu kelopak bunga.
"apa itu? apakah ada orang yang tinggal disana?" tanyanya"
"Tuan, ini adalah jantung kota ini. disanalah kami mempertahankan lampu terakhir agar tetap menyala, jika ia..
"ah sudahlah, aku harus segera istrahat" "jawab tuan tersebut sambil terus berjalan tanpa mendengarkan penjelasan selanjutnya".
Kota menjadi begitu bising dengan keriuhan penduduk kota.
"akhirnya, aku hampir saja meneteskan air mata"
"apakah ini akan menjadi penderitaan terakhir buat kami"
"semoga dia menjadi penyelamat kota ini"
bisik-bisik penduduk kota dengan wajah optimis dan bahagia.
Semenjak hari itu,
Setiap sudut kota penuh dengan bunga-bunga yang indah,
Jika melewatinya anda bisa merasakan harum pada tiap kelopaknya.
bahkan hampir setiap malam, bunga-bunga besar menghiasi langit kota ini.
"wah ini adalah kembang api terbaik yang kami sembahkan untukmu Tuan. "saut penduduk kota"
"masih kurang, aku butuh hiburan lagi" "jawabnya.
hari-hari dimana ia menyelesaikan tugasnya, penduduk kota tetap menunggu dan menjamu dengan baik.
"Tuan jika kau butuh sesuatu sampaikan saja, kami akan menyiapkan semuanya" saut penduduk kota.
"baik, aku butuh kekuatan untuk menyelesaikan tugasku"
"tapi Tuan, apakah kami boleh bertanya, sampai kapan anda akan ada di kota ini? "tanya lagi penduduk kota"
"aku akan menjawabnya besok"
Hari demi hari..
Minggu demi minggu berlalu.
Hingga akhirnya seluruh penduduk kota kelelahan.
Satu-persatu penduduk kota kembali menutup pintu rumah.
tak lagi menyiram bunga-bunga di pekarangan.
bunga-bunga itu akhirnya layu dan mati.
bahkan tak ada lagi bunga-bunga besar di langit malam.
"aku lelah menunggu"
"aku akan sembunyi kembali"
"lihatlah kelopak bunganya, kita harus menyelamatkannya" - saut penduduk kota
keriuhan kembali terdengar diantara penduduk kota,
tapi kali ini, wajah mereka sendu.
berdiri sambil menatap kelopak bunga yang semakin redup.
"kenapa kalian berhenti?"
Bersambung...
Komentar
Posting Komentar