Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2022

Matahari #readone

Apakah definisi pelangi akan hadir setelah hujan itu benar? Jika benar, kamu adalah Mataharinya. bukankah pelangi hadir seizin cahayanya? Dan bagiku, hadirmu melebihi itu.  Hadirmu, Bagai angin sejuk setelah hadirnya hujan. Kata-katamu, Bagai lembutnya es krim vanila disiang hari, Suaramu, semerdu desiran pasir di pantai. Terima kasih telah hadir, sungguh.

Mengejar samudera

Laut biru.. Kadang begitu tenangnya ia hingga kau bisa melihat cerminan wajahmu.  tapi kadang desiran ombaknya bisa begitu menakutkan. begitupun perempuan. ia bisa menjadi sangat lembut jika ia mau, tapi bisa menjadi sangat keras dan ambisius untuk sesuatu.  jangan bilang soal perasaan, sudah biasa. yang ingin ku bahas soal impiannya. ada pepatah mengatakan, "perempuan itu pada akhirnya akan kembali ke dapur!" Mau mematahkan statement ini? bisa saja, tapi ku sarankan "tidak". kenapa? karena ini fitrah seorang perempuan. hanya saja ada yang harus kita ubah.  "semua perempuan mampu mengejar samudera" mimpi-mimpi dan harapannya berkelana menyebrangi samudera hingga berada diantara benua-benua besar. Bagai lautan indah tanpa badai begitu pula rumah yang tenang dan damai jika ada perempuan. Bagai angin di musim semi, lembut dan hangat Sayangi dan nasehati ia. maka pantulan indahnya laut nan biru, akan ada diwajahnya. 

Untuk #Aku

Untuk Aku, Tetaplah merasa cukup atas apa yang dimiliki hari ini.  Tahanlah semua keinginanmu seperti biasanya, kuatlah menahan lelahnya berproses, tersenyumlah, tertawalah, karena, tidak akan ada yang bertanya, "how's your feeling today?" karena, semua orang mengganggapmu kuat dan mandiri. karena, semua orang terdekatmu telah memaklumi semuanya. berhentilah memaksa oranglain terus bersamamu. berhentilah membuat semua orang merasa sangat bersalah jika melihatmu. berhentilah membuat semua orang sangat menginginkanmu. karena nyatanya, semua itu akan menghilang, jadi, harapanmu keinginanmu tolong, secukupnya saja.

Jika malamku adalah siangmu

Ternyata memang bukan mereka yang salah. nyatanya harapanku yang terlalu tinggi. "lalu mengapa?  Apa karna aku yang gampang kecewa?" baru saja ingin ku pastikan, tapi semesta telah memberi isyarat untuk mundur.  jika malamku saja adalah siangmu, bahkan saat dinginnya hujan menjadi hangat bagimu. apalagi yang perlu ku usahakan?  keegoisanku hanya akan membuatmu terluka.  jadi, biarkan aku terus berada di malam-malam dinginku bersama derasnya hujan yang tak berhenti sejak pagi.

Sun-sei

Ditengah teduhnya hujan, aku meminta pelangi.  apakah hari ini aku terlalu serakah?  Saat tenangnya malam, aku memikirkan hangatnya siang hari. apakah hari ini aku terlalu egois? melihat indahnya ciptaan tuhan yang ada pada dirimu membuatku lupa diri, apa aku berhak sebahagia ini? ditengah-tengah keputusasaanku pada harapan, kau hadir bagai matahari. bolehkah aku meminta cahaya darimu?  Bahkan memikirkanmu saja aku tak berhak.  Beberapa kali mencoba mengabaikan hal-hal seperti ini tapi mengapa harus kamu? tolong abaikan aku. tolong.