Ku tatap lautan bintang sang askara yang indah, berteman lambaian angin mengekang dalam lamunan, Selaksa luapan rasa dalam dada tenggelam dalam genangan air mata Angin merintih menembus kesunyian mengurung ilusi dalam nirwana Mata Indah itu, aku melihat ada bintang disana, berbinar-binar penuh kehangatan. Senyum manis itu, aku bagaikan sedang membaca puisi penuh diksi yang indah sangat menyenangkan. Bagai sebuah kesyukuran melihat matahari masih tetap ada diatas sana, sungguh hal lain yang patut di syukuri ialah kehadirannya di duniaku. Aku menitipkannya pada sangat Pencipta, Agar menghapuskan kegelisahan dan kesedihannya. ku mohon semesta untuk memeluknya, jangan biarkan ia menyepi dan kedinginan ku mohon angin menemaninya, meniupkan dedaunan agar langkah kecilnya menyenangkan. Jika tak bersamanya, ku merayu semesta lagi.. itu karena aku sudah berada dibawah tanah, sebagai alasannya. Rindu dan Doa untukmu, yang terkasih. Aiy.
Writing is the best healing