Malam ini ayat-ayat cinta Allah terlantun indah menggema dilangit-langit kamar. teringat kisah, ketika dulu aku dimarahi mamah karena tak ingin pergi mengaji. Menangis sejadi-jadinya karena ku pikir bermain itu lebih menyenangkan. setiap hari kejadian itu hampir terulang hingga mamah berkata, "Mamah tak butuh kamu dapat rangking satu di sekolah, tapi Mamah mau kamu bisa ngaji. itu saja cukup" aku diam tanpa kata. aku pikir semua orang tua pasti menginginkan semua anaknya nomer satu di sekolah. aku sadar tanpa tanya. aku pikir ini saatnya aku berubah. Hari pun berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun. ini saatnya aku berpisah, mengkantongi restu orang tua untuk menuntut ilmu berkah disana. berbulan-bulan berlalu, hingga satu tahun tepatnya. aku berada di kampung orang. rasa-rasanya hatiku resah dan hampa. aku rindu, tepatnya. malam ini ku putuskan mendengar suara indah disebrang sana. bersama lantunan ayat-ayat Allah ya...
Writing is the best healing