Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Aku Rindu.

Malam ini ayat-ayat cinta Allah terlantun indah menggema dilangit-langit kamar. teringat kisah, ketika dulu aku dimarahi mamah karena tak ingin pergi mengaji. Menangis sejadi-jadinya karena ku pikir bermain itu lebih menyenangkan. setiap hari kejadian itu hampir terulang hingga mamah berkata,  "Mamah tak butuh kamu dapat rangking satu di sekolah, tapi Mamah mau kamu bisa ngaji. itu saja cukup" aku diam tanpa kata. aku pikir semua orang tua pasti menginginkan semua anaknya nomer satu di sekolah. aku sadar tanpa tanya. aku pikir ini saatnya aku berubah. Hari pun berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun. ini saatnya aku berpisah, mengkantongi restu orang tua untuk menuntut ilmu berkah disana. berbulan-bulan berlalu, hingga satu tahun tepatnya. aku berada di kampung orang. rasa-rasanya hatiku resah dan hampa. aku rindu, tepatnya. malam ini ku putuskan mendengar suara indah disebrang sana.  bersama lantunan ayat-ayat Allah ya...

Benar adanya.

Kisah ini nyata. terlihat oleh mata bahkan hati jika ia tak mati. Perjuangan itu ada. karena resah dirasa. ketidakadilan itu ada. karena kau diam disana. Puing-puing tangisan bak piring kaca yang jatuh terbentur tanah. Bagai keniscayaan yang nyata melihat mereka tidur beralas tanah. ketika mandi debu menjadi kebiasaan. makanan basi tak lagi jadi larangan. inilah mereka dengan semua ketidakadilan. Dan Kau!  Jika tak ingin melihat kenyataan disini pergi dan tidurlah saja. Karena, kami tak butuh kata-kata perjuangan. kami butuh pejuang yang ingin berjuang. jika ingin berjuang, ya benar-benar berjuang! karena, pejuang tak perlu imbalan dan pujian. Dan Kau Pemuda! sadarkan dirimu akan keresahan ini. bangunkan dirimu akan ketidakadilan ini. bangkitkan dirimu ntuk kemerdekaan bangsa ini. karena kisah ini, benar adanya. -Laut biru

Terlampau Jauh

"Assalamu'alaikum sahabat". Maafkan aku. sudah lama ku tak bersua.  bercerita ria akan senang dan susah.  Rindu? jelas aku rindu. tenang, tak apa jika kau tak rindu.  Tapi aku ingin kau tau, semua kisahku kemarin.  ah, tapi apakah masih ada ruang untukku berkisah? kisahku panjang hingga tak bertitik, asal kau tau itu. ah, jangan-jangan kamu bosan? Bosan dengan kisahku yang teramat menggelikan. memang tak ada bumbu perjuangan romance layak rama dan shinta tapi percayalah kisah ini lebih dari itu. Terlampau jauh, itu katamu. Tenang, kau tak perlu menanggapi membalas memberikan solusi. Cukup kau dengarkan saja, aku senang.