Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

"Aku akan datang"

Maafkan aku yang sempat menyukai malam ketika sedang menunggu pagi. Maafkan aku yang sempat menyukai bulan ketika sedang menunggu matahari. Maafkan aku sempat menyukai hujan ketika sedang menunggu pelangi. Maafkan aku. Maafkan aku yang sempat menyukai oranglain ketika sedang menunggumu.  Kalimat yang terus menyadarkanku akan hadirnya dirimu kini membuatku cukup lelah.  "Aku akan datang" Kata itu kini hadir kembali, menyadarkanku. Kata itu selalu saja jadi jalan pulang ketika tersesat.  "Aku akan menunggumu", hingga kata itu perlahan memudar.  Ketika bertemu denganmu nanti, entah kapan. Apa yang harus kukatakan? Aku tidak benar-benar menunggumu. Aku harus bagaimana? Aku bahkan sempat menyukai ilalang ketika sedang menunggu mawar.