Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Mencintai Kehilangan

Berjalan, berlari, hati tertindih.. sulit tapi harus aku putuskan jalanmu, jalanku, belm sempurna.. biar masa depan yang sempurnakan suara-suara batinku melepaskanmu lirih-lirih jiwaku membasuh pilu Takdir yang kau beri, menguji hatiku.. terasa menyesakkan, kehilangan ini.. Tangis yang kau beri membuka mataku bahwa Cinta yang sebenar Cinta hanya ada Satu. Karena kehilangan ini, ku mampu mendekat kepadaMu Daun terjatuh dihadapanku belajar menerima, belajar menerima semuanya. - Kang Abay -

Edelweiss

Edelweiss.. Bunga yang bisa kita temui hanya didataran tinggi, yang ketika ia tumbuh kadang diantara celah-celah bebatuan. Bunga yang memiliki kandungan hormon etilen ini, menjadikan ia bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. maka tak heran jika masyarakat menyebutnya bunga abadi bahkan tak jarang dijadikan lambang cinta sejati.  Edelweiss.. bunga ini akan sangat cantik, ketika kau melihat tangkai bunganya melambai-lambai tertiup angin. Bunga ini tumbuh penuh kesederhanaan, hidup diantara celah bebatuan. terus tumbuh dan bertahan.  Ya Allah.. i ask You for Your Love, and the Love of those who Love You, and the Love of every action that brings me closer to Your Love. Allahumma Aamiin

Senja di Pare

Siang itu angin bertiup tak biasanya. Sudah hampir dua minggu semenjak aku di kota ini, hujan belum juga turun. tapi tak masalah, langit disini terlalu indah jika ditutupi permen kapas, yang mereka sebut awan.  Ketika angin menyapa debu dan dedaunan didepanku, mereka seolah-olah sedang menari bahagia. Entah mengapa mereka seperti tau apa isi hatiku saat itu.  Siang itu, aku terpaksa keluar asrama karena rasa lapar yang tak bisa ku tahan lagi. Meski angin sesekali berhembus tetap saja panasnya mentari tak mau mengalah.  Ku berjalan sambil melirik hp sesekali, berharap janji yang senja katakan waktu itu, ia tepati. ku memilih warung makan yang tak jauh dari asrama, lalu memesan makanan kesukaanku. sambil menunggu pesanan, Mbak xx sesekali memberiku pertanyaan. "kamu kenapa toh? dari tadi lirik sana, lirik sini?'' "ahh menunggu teman mbak" jawabku sambil tertawa" "haduh.. teman atau teman nih?" jawab mbak xx khas dgn logat jawanya. "haha i...

Aku Rindu.

Malam ini ayat-ayat cinta Allah terlantun indah menggema dilangit-langit kamar. teringat kisah, ketika dulu aku dimarahi mamah karena tak ingin pergi mengaji. Menangis sejadi-jadinya karena ku pikir bermain itu lebih menyenangkan. setiap hari kejadian itu hampir terulang hingga mamah berkata,  "Mamah tak butuh kamu dapat rangking satu di sekolah, tapi Mamah mau kamu bisa ngaji. itu saja cukup" aku diam tanpa kata. aku pikir semua orang tua pasti menginginkan semua anaknya nomer satu di sekolah. aku sadar tanpa tanya. aku pikir ini saatnya aku berubah. Hari pun berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun. ini saatnya aku berpisah, mengkantongi restu orang tua untuk menuntut ilmu berkah disana. berbulan-bulan berlalu, hingga satu tahun tepatnya. aku berada di kampung orang. rasa-rasanya hatiku resah dan hampa. aku rindu, tepatnya. malam ini ku putuskan mendengar suara indah disebrang sana.  bersama lantunan ayat-ayat Allah ya...

Benar adanya.

Kisah ini nyata. terlihat oleh mata bahkan hati jika ia tak mati. Perjuangan itu ada. karena resah dirasa. ketidakadilan itu ada. karena kau diam disana. Puing-puing tangisan bak piring kaca yang jatuh terbentur tanah. Bagai keniscayaan yang nyata melihat mereka tidur beralas tanah. ketika mandi debu menjadi kebiasaan. makanan basi tak lagi jadi larangan. inilah mereka dengan semua ketidakadilan. Dan Kau!  Jika tak ingin melihat kenyataan disini pergi dan tidurlah saja. Karena, kami tak butuh kata-kata perjuangan. kami butuh pejuang yang ingin berjuang. jika ingin berjuang, ya benar-benar berjuang! karena, pejuang tak perlu imbalan dan pujian. Dan Kau Pemuda! sadarkan dirimu akan keresahan ini. bangunkan dirimu akan ketidakadilan ini. bangkitkan dirimu ntuk kemerdekaan bangsa ini. karena kisah ini, benar adanya. -Laut biru

Terlampau Jauh

"Assalamu'alaikum sahabat". Maafkan aku. sudah lama ku tak bersua.  bercerita ria akan senang dan susah.  Rindu? jelas aku rindu. tenang, tak apa jika kau tak rindu.  Tapi aku ingin kau tau, semua kisahku kemarin.  ah, tapi apakah masih ada ruang untukku berkisah? kisahku panjang hingga tak bertitik, asal kau tau itu. ah, jangan-jangan kamu bosan? Bosan dengan kisahku yang teramat menggelikan. memang tak ada bumbu perjuangan romance layak rama dan shinta tapi percayalah kisah ini lebih dari itu. Terlampau jauh, itu katamu. Tenang, kau tak perlu menanggapi membalas memberikan solusi. Cukup kau dengarkan saja, aku senang.