Ku tatap lautan bintang
sang askara yang indah,
sang askara yang indah,
berteman lambaian angin
mengekang dalam lamunan,
Selaksa luapan rasa dalam dada
tenggelam dalam genangan air mata
Angin merintih menembus kesunyian
mengurung ilusi dalam nirwana
Mata Indah itu,
aku melihat ada bintang disana,
berbinar-binar penuh kehangatan.
Senyum manis itu,
aku bagaikan sedang membaca puisi penuh diksi yang indah
sangat menyenangkan.
Bagai sebuah kesyukuran melihat matahari masih tetap ada diatas sana,
sungguh hal lain yang patut di syukuri ialah kehadirannya di duniaku.
Aku menitipkannya pada sangat Pencipta,
Agar menghapuskan kegelisahan dan kesedihannya.
ku mohon semesta untuk memeluknya,
jangan biarkan ia menyepi dan kedinginan
ku mohon angin menemaninya,
meniupkan dedaunan agar langkah kecilnya menyenangkan.
Jika tak bersamanya,
ku merayu semesta lagi..
itu karena aku sudah berada dibawah tanah, sebagai alasannya.
Rindu dan Doa untukmu, yang terkasih.
Aiy.
Komentar
Posting Komentar