Langsung ke konten utama

Assalamu'alaikum 2017 ^^

Alhamdulillah.. 
Allah masih memberikan nikmat hingga tahun 2017 ini.

      Udara dingin masuk melalui cela pintu yang terbuka. 
Kak tolong tutup pintunya, sebentar lagi hujan nanti dingin. "Teriak umi dari belakang dapur".
Hujan pun turun begitu deras mengawali tahun baru 2017. Jam masih menunjukan pukul 8, tapi sudah terdengar suara kembang api dimana-mana. Meskipun hujan begitu deras masih saja terdengar suara kembang api dan cahaya yang terlihat dari balik jemdela. Malam tahun baru ini terasa biasa saja. 
Diberbagai media sosial telah banyak berita tentang larangan umat muslim untuk merayakan tahun baru 2017 yang akan dirayakan diberbagai daerah-daerah. Sebagai umat muslim tentu saja kami setuju meskipun diluar sana masih saja ada yang ingin menikmati tahun baru . 
Jam telah menunjukan pukul 9 dan langitpun perlahan berhenti meneteskan air matanya. Masih kuingat jelas kenangan malam tahun baru tahun kemarin, aku masih bersama sahabat-sahabatku. Tertawa bersama menikmati kembang api di lapangan dekat rumah. Hampir setiap pergantian tahun kita lewati bersama-sama. 
Tahun 2016 kemarin adalah tahun yang sangat penuh kejutan. Kalau saja sering kejutan dihubungkan dengan kebahagiaan tapi yang ini berbeda, kejutan ini sangat menembak ke hati hingga terasa sangat sakit di hati. Kehilangan seorang sahabat karib yang pergi merantau mungkin masih bisa terobati dengan bertemu dikemudian hari. Tapi ketika kehilangan seorang sahabat karib untuk selama-lamanya sangat mustahil jika ingin bertemu lagi, tertawa lagi kecuali ketika kita bertemu di akhirat nanti. 
Tahun yang banyak memberikan hikmah disetiap kejadiannya, hingga membuatkan merasa sedikit dewasa dan berani untuk menuntut ilmu keluar kota. Dan akhirnya aku berada disini hingga pergantian tahun 2016 ke 2017. Tak terasa semua kenangan manis dan pahit telah terlewati lagi. 
Untuk tahun ini semoga hatiku semakin kuat melewati hari-hari sulit maupun senang. Semoga Allah slalu memberikan hikmah disetiap masalah yang menimpaku. Dan juga Ku berharap semoga Allah memberikan kesempatan untukku tahun ini mendapatkan beasiswa. Aamiin..

Semangatt!! Semangat!! Allahu Akbar!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Hi, it's Me!

 Hi, it's me.. long time no write something here.  i've been through a long long journey to find my self again.  i wanna say sorry for my self, sorry to make her sad and crying overnight. sorry to make her over thinking about someone who don't care about her.  but i  also wanna say thank you for my self, because she could through this journey with patience and tawakal, and also keep make a positive progress in everyday. thank you 'i said to my self' i have a big dream in the future, i don't wanna give up easily . "Hanging There"! something good will coming soon! InsyaAllah keep it going and don't give up on you dream!

Part 1

Pernah kah ada yang bertanya tentang siapa yang kita sukai?  Langit melukis warna orangenya yang indah. Angin berhembus begitu lembutnya menerpa kerudung yang dikenakan zahra. Dia masih ingat ketika dua tahun lalu saat ia pertama kali datang ke kota ini. Hari ini adalah kali ketiga ia datang setelah berkunjung dari kampung halamannya. Terminal bus inilah yang pertama kali melukis kisah hidupnya.  Angin sore itu terasa dingin. Seorang gadis mengenakan kerudung orange baru saja turun dari salah satu bus antarprovinsi. Dia datang seorang diri sambil membawa tas ransel dan juga tas kecil isi perbekalan yang dimasak ibu kemarin. Perjalanan yang panjang cukup menghabiskan bekal yang ia bawa. Memang betul kata om aji perjalanan kesini memakan waktu yang cukup lama, bahkan mandi pun tak sempat. Ini pertama kalinya ia pergi seorang diri ke tempat yang jauh. Hanya berbekal nasihat dan juga masakan yang dibuat ibu. "ketika sampai di kota ini jangan pasang wajah linglung atau seperti tida...