... Semua orang memiliki perasaan. Kesedihan, kesenangan, kesakitan maupun kekecewaan.
Katanya sabar tidak ada batasnya malah manusialah yang membuat batas kesabarannya sendiri.
Dan penulis pun seperti itu, kesabaranku berakhir diatas kekecewaan. Rasa kecewa itu kadang membuat semua orang hilang kemauan tapi bukan maksud untuk berputus atas hanya saja tetap melakukan tapi dengan kawan atau lingkungan yang berbeda atau bahkan tidak membutuhkan siapa-siapa kecuali Allah tempat bersandar.
Mungkin kekecewaanku ini adalah hal yang salah.
Kecewa karena tak ada lagi orang mengerti segala perasaan ini. Kecewa karena tidak ada lagi yang memberi solusi, kebanyakan hanya memberi komentar. Kecewa karena tidak ada yang mengerti dengan keadaan ini. Kecewa karena orang-orang yang dimiliki telah sibuk dengan pekerjaannya. Kecewa karena saudara yang bahkan berkomunikasi hanya saat-saat tertentu. Berkoar-koar tapi setelah itu menghilang. Dan tinggallah seorang diri.
Kekecewaan ini kadang terasa sangat sakit, bahkan terasa mengubah segala rasa menjadi pahit.
... Layaknya Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, diaa ikhlas bagaikan air yang terus mengalir. Kekecewaan ini akan ku buang jauh-jauh biar ia terbang bersama angin agar tak ada yang tau.
...kembali ku kepada Allah, obat hati yang paling manis. Hanya kepada Allah lah hati ini menjadi tentram.
Komentar
Posting Komentar