Langsung ke konten utama

Bisakah kau mengerti?

.... aku telah mencoba menahan rindu disini. berhenti mengingat-ngingat semua kenangan. mencoba sesibuk mungkin untuk tak memikirkan seseorang.

Siang itu aku mencoba melihat email yang masuk, satu pesan masuk disana. aku tahu itu kamu. aku membuka dan membacanya. seperti tersedak membaca pesanmu itu. kenapa cepat sekali kamu menganggapku tak mau bicara lagi denganmu? dan langsung mengatakan selamat tinggal? apakah kamu tak mengerti? entahlah..
aku tetap tak bisa membalas pesan itu. aku berharap kamu tak serius mengatakan itu. aku sama sekali tak membencimu, apalagi berniat tak ingin berbicara lagi denganmu.
kamu harus mengerti, kita harus berjarak. bukan hanya berjarak dalam ukuran tempat, tapi berjarak dalam ukuran Hati. kenapa? karena kita sama-sama belum siap akan hal itu. aku ingin menjaga hatiku. begitu pula ingin menjaga hatimu, tak ingin ada yang namanya zina hati. bisakah kau mengerti?
.. jalan yang kita lalui masih sangat jauh. entah kapan akan bertemu lagi. Pertemuan itu akan menjadi rahasia. Berjuanglah untuk mimpi dan cita-citamu disana. aku akan berjuang keras disini untuk bisa menyamaimu disana, menjadi lebih lebih dan lebih baik. Belajar dan terus memperbaiki diri.

...biarkanlah hembusan angin yang berbisik kepadamu bagaimana perasaan ini tanpa harus  kukatakan.


(12/03/16)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Hi, it's Me!

 Hi, it's me.. long time no write something here.  i've been through a long long journey to find my self again.  i wanna say sorry for my self, sorry to make her sad and crying overnight. sorry to make her over thinking about someone who don't care about her.  but i  also wanna say thank you for my self, because she could through this journey with patience and tawakal, and also keep make a positive progress in everyday. thank you 'i said to my self' i have a big dream in the future, i don't wanna give up easily . "Hanging There"! something good will coming soon! InsyaAllah keep it going and don't give up on you dream!

Part 1

Pernah kah ada yang bertanya tentang siapa yang kita sukai?  Langit melukis warna orangenya yang indah. Angin berhembus begitu lembutnya menerpa kerudung yang dikenakan zahra. Dia masih ingat ketika dua tahun lalu saat ia pertama kali datang ke kota ini. Hari ini adalah kali ketiga ia datang setelah berkunjung dari kampung halamannya. Terminal bus inilah yang pertama kali melukis kisah hidupnya.  Angin sore itu terasa dingin. Seorang gadis mengenakan kerudung orange baru saja turun dari salah satu bus antarprovinsi. Dia datang seorang diri sambil membawa tas ransel dan juga tas kecil isi perbekalan yang dimasak ibu kemarin. Perjalanan yang panjang cukup menghabiskan bekal yang ia bawa. Memang betul kata om aji perjalanan kesini memakan waktu yang cukup lama, bahkan mandi pun tak sempat. Ini pertama kalinya ia pergi seorang diri ke tempat yang jauh. Hanya berbekal nasihat dan juga masakan yang dibuat ibu. "ketika sampai di kota ini jangan pasang wajah linglung atau seperti tida...