Langsung ke konten utama

aku terlanjur basah kuyup

 .....Aku sadar, harusnya sejak awal aku harus lebih sabar.

Pagi itu, Matahari yang ku tunggu bersinar begitu terang,
hingga angin mulai menyapa bersamaan dengan awan putih dibelakangnya. 

Ku pikir hari ini akan baik-baik saja, ...

"Pagi ini cuacanya cerah sekali, semoga sorenya tdk hujan" gumamku. 

setelah semua pekerjaan selesai dan memutuskan untuk pulang, 
angin itu menyapa lebih lembut, Matahariku hilang. 
kini langit terlihat abu-abu dan perlahan hujan pun turun.

"wah hujan?, sebaiknya ku tunggu saja sampai reda" kataku.
sejam, dua jam ternyata hujannya belum juga reda. 
"harus menunggu berapa lama lagi?" kataku tidak sabar. 
"hujan-hujanan juga enak kayaknya deh" .....

Akhirnya ku putuskan menikmati derasnya hujan, 
awalnya sangat menyenangkan, merasakan setiap butiran airnya yang jatuh menimpaku, 
membayangkan hal-hal yang menyenangkan,
hingga akhirnya jari-jari tangan mulai mengkerut, badanku mulai kedinginan. 
tapi perjalanan masih jauh, berhenti juga percuma, badan sudah basah semua. 
dan pada akhirnya, ku memutuskan untuk terus menerobos hujan hingga sampai ke rumah. 


sejak hari itu, ku menikmati tiap butiran air hujan yang jatuh, detik ke menit, menit ke jam, hingga banyak hari yang tlah terlewati. 
mau berlindung tapi apa daya aku terlanjur basah kuyup.
Janji hujan diawal terlalu menyenangkan hingga tak terasa badanku tak mampu lagi menahannya. 
dan akhirnya, aku jatuh sakit. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Edelweiss

Edelweiss.. Bunga yang bisa kita temui hanya didataran tinggi, yang ketika ia tumbuh kadang diantara celah-celah bebatuan. Bunga yang memiliki kandungan hormon etilen ini, menjadikan ia bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. maka tak heran jika masyarakat menyebutnya bunga abadi bahkan tak jarang dijadikan lambang cinta sejati.  Edelweiss.. bunga ini akan sangat cantik, ketika kau melihat tangkai bunganya melambai-lambai tertiup angin. Bunga ini tumbuh penuh kesederhanaan, hidup diantara celah bebatuan. terus tumbuh dan bertahan.  Ya Allah.. i ask You for Your Love, and the Love of those who Love You, and the Love of every action that brings me closer to Your Love. Allahumma Aamiin

Berdua

 .. ternyata ada kisah yang lebih menarik selain kisah kapal besar dengan penumpang yang tersesat dan nahkoda yang tau segalanya. aku mendapati kisah yang haru dan hangat dari sebuah kapal kecil di sebrang pulau. Kapal kecil itu berniat berlabuh mengarungi samudera katanya,  membawa sepasang manusia yang memiliki kemampuan berbeda.  satunya mampu membaca peta sedangkan yang satunya mampu membaca mata angin,  dan mereka percaya.. bahwa kapal kecil itu pasti mampu berlayar. Bahagianya, mereka tak saling menuntut bahwa yang paling mengerti kapal harus mengajari yang lainnya. dan menariknya, ketika satu persatu pulau telah terlewati, hingga tiba-tiba harus terhenti di tengah lautan karena tak ada angin satupun yang lewat.  tapi ternyata mereka tak menyerah begitu saja.  Mereka menikmati setiap momen dengan sederhana,  Kapal terhenti karena tak ada angin?  waktunya untuk berbincang dan tertawa.  menikmati secangkir kopi dengan pemandangan laut yan...