Nama : Dithya Galuh Prawesty (1605044)
Garda : DEEPIKA (9)
Keseimbangan antara akademik dan organisasi
Mahasiswa adalah kaum intelektual yang
mempunyai kesempatan belajar pada level pendidikan formal tertinggi. Dan lebih
menjurus ke beberapa kosentrasi saja yang dipilih. Dan masa menjadi mahasiswa
menjadi salah satu kesempatan dan peluang dalam rangka pengembangan skill. Pada
tataran tanggung jawab akademik mahasiswa dihadapkan pada kehidupan masa depan.
Akademik menjadi salah satu hal terpenting dalam pendidikan salah satunya di
Negeri ini, akademik sendiri dijadikan salah satu indikator kelulusan bagi para
pelajar maupun mahasiswa. Akademik juga sering dijadikan patokan keberhasilan
seseorang dan merupakan kebanggaan tersendiri bagi mahasiswa. Dalam lingkungan
perkuliahan, mahasiswa juga memiliki
kesempatan untuk mengembangkan nilai non-akademis yang biasa disebut
organisasi. Organisasi adalah suatu kelompok sosial dimana para pelakunya melakukan
sesuatu dengan tujuan yang sama dan terstruktur secara rapi. Tujuan organisasi
itu sendiri adalah untuk mencapai beberapa target. Sebagai mahasiswa kita
memiliki tujuan utama didalam lingkungan universitas, memperoleh ilmu baku atau
formal yang akan menghantarkan sebuah tujuan yang baik dimasa depan. Bisa dikatakan
bahwa, kuliah adalah sebuah bagian besar yang kemudian dibagi menjadi dua
bagian yaitu kemampuan akademik, termasuk di dalamnya adalah IPK atau nilai
akademik yang biasanya disebut hard skill dan satu lagi adalah organisasi atau
kegiatan di luar jam formal perkuliahan atau soft skill.
Ada beberapa jenis kriteria mahasiswa yang
sering dijumpai dikampus, antaranya Mahasiswa Kupu-Kupu, julukan ini berikan
kepada mahasiswa yang kerjanya hanya kuliah-pulang kuliah-pulang tanpa
melakakukan aktivitas yang bisa membangun potensi mereka, mahasiswa kunang-kunang,
julukan ini diberikan kepada mahasiswa yang kegiatannya hanya kuliah-nangkring
kuliah-nangkring dan terakhir adalah Mahasiswa kura-kura, julukan ini diberikan
kepada mahasiswa yang kegiatannya kuliah-rapat kuliah-rapat. Tak dapat
dipungkiri karena ketidakseimbangan kegiatan akademik maupun non-akademik dapat
memberikan julukan yang khas kepada mahasiswa. Sering seorang mahasiswa lebih
terfokus pada satu aspek saja, yaitu nilai akademik. Seorang mahasiswa yang
lebih menfokuskan nilai akademiknya kemungkinan karena takut akan nilai IPK
yang rendah dan juga tuntutan dari kedua orang tua. Bahkan saat
berorganisasipun, terkadang seorang mahasiswa merasa terlalu nyaman berada di
sebuah organisasi, sehingga malah mengabaikan kewajibannya sebagai
mahasiswa. Akan tetapi kita juga tentu
saja ingin mengembangkan diri di luar jam perkuliahan, dengan ikut serta dalam
sebuah organisasi adalah salah satu caranya.
Ada beberapa kunci dalam menyeimbangi antara akademik dan organisasi,
antara lain: Pertama, Cermati jadwal kuliah. Sebelum kita memilih organisasi
apa yang kita inginkan, sebaiknya kita harus melihat jadwal kuliah dengan
cermat karena tujuan utama kita masuk universitas itu untuk kuliah. Kedua,
seimbangkan proporsi waktu. Setelah kita melihat jadwal kuliah, barulah kita
bisa memilih organisasi yang jadwalnya tidak mengganggu jadwal kuliah ataupun
sebaliknya. Ketiga, membuat agenda dan target pencapaian. Agenda dan target
pencapaian ini sangatlah penting karena kita dapat menjadwalkan kapan kita
harus berorganisasi dan kapan kita harus menyiapkan perkuliahan. Agenda dan
target pencapaian ini juga membuat kita memiliki tujuan kemana kita akan
melangkah. Dan yang terakhir, mentaati rencana yang telah ditetapkan. Setelah
kita membuat agenda dan terget pencapaian, kita haruslah berusaha mentaati
rencana tersebut agar apapun yang kita targetkan bisa tercapai. Dari keempat
kunci tersebut kita sebagai mahasiswa dapat menyiapkan dan menyeimbangkan
antara akademik dan organisasi.
solusinya adalah kita sebagai mahasiswa harus
menyiapkan dan mengubah pola pikir kita dan lebih cerdas lagi dalam memanajemen
waktu.
Jadi, keseimbangan antara akademik dan organisasi harus terjaga dengan
baik, dengan porsi yang adil karena keduanya saling mendukung. Selain itu
akademik dan organisasi juga terhubung antara hard skill dengan soft skill agar
saling bersinergi untuk meraih masa depan lebih baik.
Ket: Mohon maaf, menurut ketentuan penulisan esai, hanya diperbolehkan
300-600 kata saja.
Nah ini nih salah satu tugas YLTP kemarin hihi
Semoga bermanfaat ya
Nah ini nih salah satu tugas YLTP kemarin hihi
Semoga bermanfaat ya
Komentar
Posting Komentar