I'm sorry. mungkin itu yang akan kukatakan jika kita bertemu nanti.
Angin berhembus sangat kencang siang itu, langitpun tlah melukis warna
abu-abu dan butiran butiran air pun turun dari sana. Hujaan. Sepertinya saat
ini langit sedang bersahabat dengan hatiku. entahlah..
email yang masuk pagi tadi rasanya membuatku sedikit merasa bersalah. Ada
keinginan untuk membalas tapi ada janji yang harus kutepati. Maafkan aku.
Hujanya turun semakin deras. Perasaanku terasa campuraduk. Rasanya ingin
berteriak saja.
Sejak sebulan yang lalu ada hal yang aku sadari. Aku tak ingin menaruh
harapan besar kepada seseorang, karena itu akan membuatku sakit dan kecewa. Kau
memberitahuku itu sebulan yang lalu tanpa kau mengakatakannya.
Ada perasaan yang sama sekali tak ku mengerti.
saat itu aku berharap bukanlah demi sebuah pertemanan atau persahabatan.
Aku tau ini salah, menaruh perasaan padamu. Maka sejak saat itu aku
berjanji untuk tak membalas emailmu lagi. Maafkan aku.
Angin berhembus lagi menusuk tulang-tulangku. Dingin. aku ingin sekali
berbagi cerita denganmu, meski hanya percakapan singkat lewat email. tapi aku
tak bisa. Aku harus pergi. pergi menjauh darimu, maafkan aku.
Aku tidak mau mengganggumu dan menggoyahkan imanmu. mungkin inilah cara
terbaikku untuk menjaga hatiku dan hatimu. biarlah hati ini merasa sakit untuk
sebentar.
Aku harus pergi. entah kapan kita akan bertemu lagi biarlah Allah.swt yang
mengaturnya.
.
.
.
.
Hujanpun reda begitupula rasa sakitku.
#Hana
Eheeeeem eheeeem.... cieeee
BalasHapushahahhahaha
Hapuskereen luh
BalasHapusHuhuy
BalasHapushahahahahhaa kalian berdua pergi sanaaa!!!
BalasHapus