Langsung ke konten utama

Angin Senja (membawa sejuta rindu)

Langit tlah melukis warna orange favoritenya, lengkap dengan burung-burung yang terbang kesana-kemari.. indahnya.
ku berjalan seorang diri sambil melihat jam, sudah sekitar sejam aku berada disini. Tempat ini slalu menjadi tempat favoriteku untuk melepaskan penat dan lelahku.. 
Sejuk angin senja tiba-tiba datang menghampiriku. Menyapaku dengan lembut seolah ia berbisik ditelingaku tentang sebuah rindu yang selama ini belum tersampaikan. Hangat.

hmm.. Tentu saja semua orang memiliki rasa rindu, entah itu untuk teman, saudara ataupun seorang yang special dihidupnya. tapi bagaimana jika seseorang yang ia rindukan belum pantas untuk ia rindukan? dan bahkan, rindu kepada seseorang yang belum pernah ia kenal sekalipun? 
Bagiku, memiliki rasa rindu itu sah-sah saja selama rasa itu ditujukan kepada hal yang benar, kepada seseorang yang pantas, saudarakah, ataupun teman. untukku yang masih remaja, mungkin rasa rindu ini lebih pantas kuberikan kepada sahabat-sahabatku dan saudaraku. 

Angin senja itupun datang kembali, menghembuskan sesuatu lagi. berbisik. Adakah rindumu untuk seseorang yang special? "Ahh, angin senja ini membuatku malu. entah aku harus mengatakan apa. Bisikkannya itu membuatku merasa sangat malu. Rinduku untuk seseorang yang special? Iyaa aku memang memiliki rindu, tapi aku tak tau, akan kutujukan kepada siapa dan dimana. 
Biarkan aku menyimpan perasaan rindu ini didalam hatiku. Jika kau tak keberatan, bawalah rinduku ini, sampaikan kepada siapapun yang menginginkan kehangatanmu. 
Entah kapan dan untuk siapa, Suatu hari nanti, Rindu ini akan tersampaikan kepada seorang yang pantas, yang Halal untuk diriku.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Edelweiss

Edelweiss.. Bunga yang bisa kita temui hanya didataran tinggi, yang ketika ia tumbuh kadang diantara celah-celah bebatuan. Bunga yang memiliki kandungan hormon etilen ini, menjadikan ia bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. maka tak heran jika masyarakat menyebutnya bunga abadi bahkan tak jarang dijadikan lambang cinta sejati.  Edelweiss.. bunga ini akan sangat cantik, ketika kau melihat tangkai bunganya melambai-lambai tertiup angin. Bunga ini tumbuh penuh kesederhanaan, hidup diantara celah bebatuan. terus tumbuh dan bertahan.  Ya Allah.. i ask You for Your Love, and the Love of those who Love You, and the Love of every action that brings me closer to Your Love. Allahumma Aamiin

Berdua

 .. ternyata ada kisah yang lebih menarik selain kisah kapal besar dengan penumpang yang tersesat dan nahkoda yang tau segalanya. aku mendapati kisah yang haru dan hangat dari sebuah kapal kecil di sebrang pulau. Kapal kecil itu berniat berlabuh mengarungi samudera katanya,  membawa sepasang manusia yang memiliki kemampuan berbeda.  satunya mampu membaca peta sedangkan yang satunya mampu membaca mata angin,  dan mereka percaya.. bahwa kapal kecil itu pasti mampu berlayar. Bahagianya, mereka tak saling menuntut bahwa yang paling mengerti kapal harus mengajari yang lainnya. dan menariknya, ketika satu persatu pulau telah terlewati, hingga tiba-tiba harus terhenti di tengah lautan karena tak ada angin satupun yang lewat.  tapi ternyata mereka tak menyerah begitu saja.  Mereka menikmati setiap momen dengan sederhana,  Kapal terhenti karena tak ada angin?  waktunya untuk berbincang dan tertawa.  menikmati secangkir kopi dengan pemandangan laut yan...