Ternyata memang bukan mereka yang salah. nyatanya harapanku yang terlalu tinggi.
"lalu mengapa? Apa karna aku yang gampang kecewa?"
baru saja ingin ku pastikan, tapi semesta telah memberi isyarat untuk mundur.
jika malamku saja adalah siangmu, bahkan saat dinginnya hujan menjadi hangat bagimu.
apalagi yang perlu ku usahakan?
keegoisanku hanya akan membuatmu terluka.
jadi, biarkan aku terus berada di malam-malam dinginku bersama derasnya hujan yang tak berhenti sejak pagi.
Komentar
Posting Komentar