Langsung ke konten utama

Ku akui..

Kelas siang tlah berakhir hari ini, rasanya ingin sekali merehatkan pikiran sejenak sebelum melanjutkan kegiatan organisasi sore nanti. akhirnya aku memutuskan untuk pergi membeli beberapa makanan ringan di swalayan dekat kampus.saat keluar dari swalayan, hembusan angin menghepas plastik makanan yang ku beli, hampir saja lepas dari genggaman. dingin "gumamku".
Hujan. hujan.. pake payung neng "teriak seorang tukang parkir"
ah iya mang, "jawabku"
Langit terlihat begitu gelap tapi tak juga turun hujan, apa pepatah yang mengatakan mendung belum tentu hujan itu benar? "bisikku sambil berjalan menuju kampus"

Disaat-saat seperti ini, semangat teman-temanku tak ikut layu ya.. liat saja mereka, langit gelap dan berangin begini masih juga rapat.
Luh.. kesini sebentar luh "teriak seorang teman"
Okay "jawabku sambil berjalan kearahnya"
wah lagi rapat yaa?
iya Luh, ini mau minta saran ya.. akhirnya aku memutuskan untuk ikut kumpulan ini beberapa menit lalu kembali.
angin terus berhembus menghempas beberapa dedaunan. disela-sela sedang bingung memikirkan tema kegiatan, ada seorang teman menyela sebuah pertanyaan.
"eh Luh mau nanya dong, lo pernah suka sama orang gak sih? kayak gak pernah lihat lo baper-baperan. padahal banyak yang suka."
sesaat angin berhenti berhembus, tanpa sadar semua teman-teman melihatku seperti menunggu jawaban. aku melihat sekelilingku lalu tetawa kecil.
"ahaha ya pernah lah. aku juga manusia normal kali" sambil menepuk bahu teman disamping.
"Siapa Luh? ada gak di kampus ini?"
"haha gaada, disini tugasku belajar"
"tapi lo pernah suka sama orang kan Luh?
"iya pernah.. dulu." jawabku singkat.
"jangan-jangan lo punya masa lalu yang menyedihkan ya?"
"sedikit."
"maksudnya? lo trauma apa gimana?"
"Haha pengen lebih baik aja dari sebelumnya. tapi, dibagian sisiku yang lain ingin sekali menarik masa lalu itu kembali tapi belum waktunya. berjalannya waktu, aku sadar kalo Allah gak pengen aku terlalu berharap sama manusia. dan sekarang masa lalu itu udah punya masa depannya tapi bukan aku."jawabku sambil tertawa"
"sabar aja Luh.. lo pasti dapat yang lebih baik kok, percaya deh"
"sip".

Diwaktu yang singkat ini, aku terus bertanya "Apakah kita akan bertemu (lagi)?"
ketika angin berhembus membawa dedaunan dan menghempas raga, aku bertanya "Apakah kau merindukanku?" bisiku sambil mengadahkan wajah ke langit"
tak terasa bulir-bulir air jatuh menerpa wajah. menusuk raga. dingin.

Ada sesuatu yang harus ku akui, aku tak menyesal karena berpisah denganmu tapi yang ku sesali kenapa ku tak sempat mengucapkan "semoga bertemu lagi"




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Edelweiss

Edelweiss.. Bunga yang bisa kita temui hanya didataran tinggi, yang ketika ia tumbuh kadang diantara celah-celah bebatuan. Bunga yang memiliki kandungan hormon etilen ini, menjadikan ia bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. maka tak heran jika masyarakat menyebutnya bunga abadi bahkan tak jarang dijadikan lambang cinta sejati.  Edelweiss.. bunga ini akan sangat cantik, ketika kau melihat tangkai bunganya melambai-lambai tertiup angin. Bunga ini tumbuh penuh kesederhanaan, hidup diantara celah bebatuan. terus tumbuh dan bertahan.  Ya Allah.. i ask You for Your Love, and the Love of those who Love You, and the Love of every action that brings me closer to Your Love. Allahumma Aamiin

Berdua

 .. ternyata ada kisah yang lebih menarik selain kisah kapal besar dengan penumpang yang tersesat dan nahkoda yang tau segalanya. aku mendapati kisah yang haru dan hangat dari sebuah kapal kecil di sebrang pulau. Kapal kecil itu berniat berlabuh mengarungi samudera katanya,  membawa sepasang manusia yang memiliki kemampuan berbeda.  satunya mampu membaca peta sedangkan yang satunya mampu membaca mata angin,  dan mereka percaya.. bahwa kapal kecil itu pasti mampu berlayar. Bahagianya, mereka tak saling menuntut bahwa yang paling mengerti kapal harus mengajari yang lainnya. dan menariknya, ketika satu persatu pulau telah terlewati, hingga tiba-tiba harus terhenti di tengah lautan karena tak ada angin satupun yang lewat.  tapi ternyata mereka tak menyerah begitu saja.  Mereka menikmati setiap momen dengan sederhana,  Kapal terhenti karena tak ada angin?  waktunya untuk berbincang dan tertawa.  menikmati secangkir kopi dengan pemandangan laut yan...