Berjalan, berlari, hati tertindih..
sulit tapi harus aku putuskan
jalanmu, jalanku, belm sempurna..
biar masa depan yang sempurnakan
suara-suara batinku melepaskanmu
lirih-lirih jiwaku membasuh pilu
Takdir yang kau beri, menguji hatiku..
terasa menyesakkan, kehilangan ini..
Tangis yang kau beri membuka mataku
bahwa Cinta yang sebenar Cinta hanya ada Satu.
Karena kehilangan ini, ku mampu mendekat kepadaMu
Daun terjatuh dihadapanku
belajar menerima,
belajar menerima semuanya.
- Kang Abay -

Komentar
Posting Komentar