Angin mulai berhembus, langit terasa mendung, cuaca mulai terasa dingin. kebanyakan orang mengatakan musim hujan akan tiba. Dibulan baru ini, tepatnya bulan november. aku memulai lagi untuk menulis.. aku melompati sebulan tanpa mengpost sesuatu di blogku. sebulan yang lalu.. banyak hal yang tlah aku lalui.
Sebulan yang lalu.. saat aku terjatuh untuk kedua kalinya, yups untuk kedua kalinya aku gagal masuk sekolah tinggi yang diinginkan orangtuaku. untuk yang kedua kali nya. semua orang mengharapkan yang terbaik terjadi padaku, teman-teman dekatku, sahabatku, orangtuaku, kkak-kkakku dan begitupun diriku mengharapkan yang terbaik agar tidak mengecewakan siapapun. hari itu ingin sekali melarikan diri, dipikiranku "apa yang terjadi jika saja, jika saja aku gagal?". TIDAK! aku harus melewatinya, aku takkan menyerah sebelum berperang!! Doaku semakin kuat, Aku hanya meminta yang terbaik kepada Allah Swt. jika memang ini yg terbaik. maka LULUSkan aku. jika tidak, pasti ada sesuatu yang lebih baik. Shinjite! Waktu yang dinanti pun akhirnya datang, setelah masuk ke ruangan tes dan sekitar dua jam berada disana, aku pun hampir sampai diakhir cerita. setelah menjawab semua testnya. aku masih memiliki waktu sekitar semenit. aku menolehkan wajahku untuk melihat sekitar, dari wajah mereka jelas terlihat kekhawatiran. apa aku khawatir? ahh akhir cerita.. waktuku pun habis.. hasil yang kutunggu tlah terlihat.. tedeng* Maaf anda belum berhasil, kurang 5 poin" waaaaaaaaaaaaaah...
teman yang baru kukenal tadi pagi jadi orang pertama yang ku peluk saat itu tapi bukan untuk melampiaskan perasaanku saat itu. "gapapa dwi, nanti kita bisa coba lagi tahun depan. semangat ya.. kamu udah berusaha, gpp tetap semangat" kami berdua pun keluar ruangan. ahh daijoubu, daijoubu dayo. ini gaada apa-apanya, aku pernah gagal kemarin. sama seperti permainan, pasti ada yang kalah dan ada yang menang. huaaah sambil tarik nafas. "bisikku dlm hati".
Angin berhembus semakin kencang.. melihat seorang ayah berdiri disana.. tiba-tiba hatiku terasa sakit. sakit sekali. Dia tersenyum. hatiku malah semakin sakit. kakiku terasa berat melangkah ke arahnya. Pah.. aku mengecewakanmu lagi. Maaf krna tidak berusaha sekuat tenaga, maaf krna terlalu payah. maaf. "gumamku"
.
.
"Pah, nilaiku kurang 5 jadi gak lolos"
"yasudah brarti belum rezeki, yang penting sudah mencoba"
"mm iyaa pah" senyum, sambil melangkah pergi meninggalkan tempat test.
.
.
Semoga Allah menggantikannya dengan pilihan yang lebih baik lagi, In-syaa allah. Aamiin
.
D.G.P
teman yang baru kukenal tadi pagi jadi orang pertama yang ku peluk saat itu tapi bukan untuk melampiaskan perasaanku saat itu. "gapapa dwi, nanti kita bisa coba lagi tahun depan. semangat ya.. kamu udah berusaha, gpp tetap semangat" kami berdua pun keluar ruangan. ahh daijoubu, daijoubu dayo. ini gaada apa-apanya, aku pernah gagal kemarin. sama seperti permainan, pasti ada yang kalah dan ada yang menang. huaaah sambil tarik nafas. "bisikku dlm hati".
Angin berhembus semakin kencang.. melihat seorang ayah berdiri disana.. tiba-tiba hatiku terasa sakit. sakit sekali. Dia tersenyum. hatiku malah semakin sakit. kakiku terasa berat melangkah ke arahnya. Pah.. aku mengecewakanmu lagi. Maaf krna tidak berusaha sekuat tenaga, maaf krna terlalu payah. maaf. "gumamku"
.
.
"Pah, nilaiku kurang 5 jadi gak lolos"
"yasudah brarti belum rezeki, yang penting sudah mencoba"
"mm iyaa pah" senyum, sambil melangkah pergi meninggalkan tempat test.
.
.
Semoga Allah menggantikannya dengan pilihan yang lebih baik lagi, In-syaa allah. Aamiin
.
D.G.P
Komentar
Posting Komentar