Langsung ke konten utama

Diriku sendiri ~

Apakah kamu nyaman dengan kesendirianmu? kenapa tidak kau bagi perasaanmu dengan teman-temanmu?
aku.. aku nyaman dengan diriku sendiri. inilah diriku, nyaman atau tidaknya diriku, disukai atau tidaknya diriku, aku akan menjadi diriku sendiri.
Maksudmu menjadi dirimu sendiri, seperti hanya diam, tak ceria, selalu merasa sendiri? itukah dirimu? aku nyaman dengan diriku sendiri, berteman dengan diriku sendiri tanpa harus memikirkan orang lain. aku tlah melewati banyaknya rasa sakit, segala rasa sakit yang pernah kualami kadang membuatku begitu jatuh.. aku takut.
Apakah ada hal yang membuatmu memlih untuk sendiri?
saat itu aku tlah memiliki teman, aku mulai menganggap merekalah sahabatku, tapi hanya suatu masalah kecil.. hanya karena seorang cowok, yang disukai temanku malah menyukaiku, aku dibenci.. aku menangis minta maaf.. percuma aku tak didengarkan.. rasa nya sakit.. aku pikir kita sahabat, aku berusaha mencari sahabat, tapi mereka menghilang, pergi.. aku sendirian..
Tapi.. aku harus kuat, aku harus memulainya lagi.. aku berusaha mencari sahabat.. untunglah ada sekumpulan teman yang membuatku bangkit kembali.. aku berusaha menjadi sahabat terbaik bagi mereka. sepulang sekolah kita slalu pulang bersama, kadang hari libur kita juga sering pergi liburan bersama, menghabiskan waktu bersama-sama.. mungkin inilah tempatku, sahabatku..
dan jugaa karena masalah kecil, kadang aku atau mereka terlalu egois, kadang aku menganggap itu hal biasa. tapi semakin hari, pertemanan ini makin sempit dan menyakitkan. setelah masuk SMA kami semua berbeda.. lagi-lagi aku menangis.. sampe aku pernah berpikir, aku ingin pindah saja.. jauh dari mereka. bagaimana bisa sahabat sendiri membicarakan sahabatnya dibelakang.
saat masuk SMA, aku berusaha mencari sahabat lagi.. aku bertemu dengan 3 orang, yang salah satunya pernah berteman denganku diSMP dan parahnya dia yang pernah membeciku karena masalah kecil, hanya karena seorang cowok? dan yang parahnya lagi, aku, dia dan cowok itu masuk dikelas yang sama. sebisaku.. bersikap biasa saja.. aku terus bersikap baik didepan temanku itu, aku berusaha berteman lagi dengannya.. aku hanya perlu mengatakan aku sudah memiliki orang yang aku suka. maka semuanya akan baik-baik saja.
akhirnya aku berteman dengan dia, dan 2 temanku lagi. kami sering pulang bersama.. aku bahagia, aku memiliku sahabat sekarang.. kadang aku sangat cerewet. aku slalu saja menceritakan semua tentangku. aku tidak ingin tertutup dengan sahabatku.. tapi mungkin hanya aku yang merasa seperti itu.. persahabatku tidak seperti yang aku pikirkan. mereka menyimpan rahasia mereka sendiri, sangat tertutup, setiap masalah mereka hanya pendam sendiri. hingga suatu kejadian. tinggalah aku dan seorang sahabatku dan 2 oranglainnya termasuk teman SMP pergi dengan diri mereka masing-masing. hanya aku dan dia. jadi hanya kita berdua yang selalu berbagi cerita, hanya kita berdua yang selalu pergi bersama. perpecahan sahabatku ini membuatku sedih tapi untungnya aku memiliki zica. aku tidak sendirian.. aku bahagia, aku punya seorang sahabat yang mau mendengarkanku..
tapi.. karena suatu kejadian.. sahabatku pindah, pindah jauh dari kotaku. awalnya dia menghilang, tidak sekolah selama 3 hari. aku bingung. apakah akhirnya aku akan sendirian lagi?
akhirnya aku kerumahnya, dan jelas semuanya.. akhirnya dia pindah. sahabatku pergi lagi..
saat itulah aku memilih untuk berteman dengan diriku sendiri..
Tapi apakah sampe saat ini kamu belum memiliki sahabat?
Hmm.. tidak, setelah aku melewati jatuh bangunku, aku terus maju sampai naik kelas 2 SMA.. aku menemukan.. seseorang yang lebih berharga dari sebuah harta karun..
nanti aku akan menceritakan tentangnya padamu..
 ohh okee,..

haaahh, lagi-lagi aku berbicara dengan diriku sendiri~ "sambil melihat cermin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Beda

Hal itu terjadi lagi kalo aku terus bayangin mimpi itu jadi kenyataan. Seolah olah duniaku yg bahagia ini akan segera berakhir.  Semenjak bertemu dia diawal tahun 2015, duniaku berubah bahagia. Semua teman-teman bilang kalo aku ketawa gak ditahan-tahan lagi, kalo aku senyum gak ditahan-tahan lagi, semuanya lepas begitu saja. Karna aku tau, aku telah menemukan yg aku cari dan aku bahagia.  Aku adalah orang yang benci perpisahan. Aku slalu saja jadi orang yang paling menangis saat perpisahan tapi sangat cepat melupakan kenangan. Bukannya..aku cepat melupakan kenangan sih, aku hanya saja gak ingin mengingat hal yang membuatku sedih dan meskipun itu hal yg bahagia. karna.. aku tau, aku gak bakal bsa balik lagi ke masa itu.  Hari ini beda, perasaanku campur aduk. Lagi-lagi semenjak dia bilang, dia bakal balik. Mm..  Lagi-lagi perpisahan. Uhh smnjak detik, menit itupun perasaanku langsung down. Tiba-tiba aja rasanya sepih.  Bingung, rasanya sedih.. Rasanya pengen nang...

Edelweiss

Edelweiss.. Bunga yang bisa kita temui hanya didataran tinggi, yang ketika ia tumbuh kadang diantara celah-celah bebatuan. Bunga yang memiliki kandungan hormon etilen ini, menjadikan ia bisa bertahan hingga 10 tahun lamanya. maka tak heran jika masyarakat menyebutnya bunga abadi bahkan tak jarang dijadikan lambang cinta sejati.  Edelweiss.. bunga ini akan sangat cantik, ketika kau melihat tangkai bunganya melambai-lambai tertiup angin. Bunga ini tumbuh penuh kesederhanaan, hidup diantara celah bebatuan. terus tumbuh dan bertahan.  Ya Allah.. i ask You for Your Love, and the Love of those who Love You, and the Love of every action that brings me closer to Your Love. Allahumma Aamiin

Berdua

 .. ternyata ada kisah yang lebih menarik selain kisah kapal besar dengan penumpang yang tersesat dan nahkoda yang tau segalanya. aku mendapati kisah yang haru dan hangat dari sebuah kapal kecil di sebrang pulau. Kapal kecil itu berniat berlabuh mengarungi samudera katanya,  membawa sepasang manusia yang memiliki kemampuan berbeda.  satunya mampu membaca peta sedangkan yang satunya mampu membaca mata angin,  dan mereka percaya.. bahwa kapal kecil itu pasti mampu berlayar. Bahagianya, mereka tak saling menuntut bahwa yang paling mengerti kapal harus mengajari yang lainnya. dan menariknya, ketika satu persatu pulau telah terlewati, hingga tiba-tiba harus terhenti di tengah lautan karena tak ada angin satupun yang lewat.  tapi ternyata mereka tak menyerah begitu saja.  Mereka menikmati setiap momen dengan sederhana,  Kapal terhenti karena tak ada angin?  waktunya untuk berbincang dan tertawa.  menikmati secangkir kopi dengan pemandangan laut yan...